MELEDAK...!!! Pemuda di Karawang Sukses membuat Acara Festival Film 2025 Usung Tema “Satu Layar Seribu Cerita”

  • Nov 16, 2025
  • FK-KIM KARAWANG
  • UMUM, PARIWISATA

Karawang, Jawa Barat — Karawang Festival Film 2025 (KFF 2025) Sukses Menyelenggarakan Festival Film pada Sabtu (15/2/2025) di Aula Plaza Pemda Karawang. Gelaran tahunan yang menjadi ruang apresiasi bagi sineas lokal ini tahun ini mengusung tema “Satu Layar Seribu Cerita”, sebagai simbol keberagaman karya, perspektif, dan suara kreatif dari masyarakat Karawang dan sekitarnya.

Tema tersebut dipilih untuk menegaskan bahwa satu ruang pemutaran film dapat memuat ribuan kisah berbeda—mulai dari budaya, sosial, pendidikan, hingga ekspresi personal para pembuat film. “Satu Layar Seribu Cerita” menjadi dorongan agar sineas berani mengeksplorasi narasi yang lebih luas dan humanis.

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan peserta, komunitas film, pelajar, mahasiswa, hingga tamu undangan dari pemerintah daerah. Selain pemutaran film, festival ini juga menghadirkan rangkaian kegiatan seperti workshop penyutradaraan, diskusi panel industri kreatif, serta sesi mentoring bersama praktisi film nasional.

 

Ketua pelaksana KFF 2025, Abdul Yusuf, menegaskan bahwa tema tahun ini dipilih untuk mewakili semangat keberagaman dan kebebasan berekspresi.

“Melalui tema ‘Satu Layar Seribu Cerita’, kami ingin menunjukkan bahwa setiap sineas memiliki cerita yang unik dan layak dibagikan. Festival ini menjadi ruang bersama untuk merayakan keberagaman ide dan kreativitas,” ujar Abdul Yusuf.

Ia juga menekankan komitmen penyelenggara dalam meningkatkan kualitas festival dan mendorong sineas lokal meraih pencapaian yang lebih luas.

“Kami melihat kualitas karya tahun ini meningkat signifikan. Harapan kami, film-film asal Karawang dapat melangkah ke festival lebih besar, baik nasional maupun internasional. KFF 2025 adalah langkah awal bagi banyak talenta muda kita,” tambahnya.

Dengan semangat baru dan partisipasi yang terus bertambah, Karawang Festival Film 2025 diharapkan menjadi tonggak penting dalam perkembangan ekosistem perfilman daerah.