Perkuat Tata Kelola Sampah, PPLH Karawang dan DLH Prioritaskan Program Bank Sampah Sekolah

  • May 07, 2026
  • FK-KIM KARAWANG
  • PEMERINTAHAN, PENDIDIKAN, PEMUDA & OLAHRAGA

KARAWANG, 7 Mei 2026 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup (KOMNAS PPLH) Kabupaten Karawang melakukan koordinasi strategis dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang. Pertemuan yang dihadiri langsung oleh Ketua DPD KOMNAS PPLH Karawang, Abdul Majid, dan Kepala DLH Karawang, Asep Suryana, S.STP., MH., ini membahas akselerasi program "4 Pilar Bank Sampah" dengan fokus utama pada sektor pendidikan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk menempatkan Bank Sampah Sekolah sebagai prioritas utama. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat Karawang mengenai pemilahan sampah yang dimulai sejak usia sekolah.

Sinkronisasi Kebijakan dan Dukungan Teknis

Kepala DLH Karawang, Asep Suryana, S.STP., MH., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiasi 4 Pilar Bank Sampah yang diusung oleh KOMNAS PPLH. Menurutnya, keterlibatan aktif organisasi pemuda dan lingkungan sangat diperlukan untuk membantu pemerintah daerah dalam mencapai target pengurangan sampah di sumbernya.

"DLH Karawang mendukung penuh prioritas Bank Sampah Sekolah ini. Kami akan mensinkronisasikan program ini dengan kebijakan pengelolaan lingkungan hidup daerah agar pelaksanaannya memiliki landasan operasional yang kuat dan didukung oleh pendampingan teknis yang memadai," ujar Asep Suryana di sela-sela koordinasi tersebut.

Membangun Ekosistem Berbasis Edukasi

Ketua DPD KOMNAS PPLH Karawang, Abdul Majid, menegaskan bahwa penekanan pada pilar Bank Sampah Sekolah merupakan langkah taktis sebelum merambah ke pilar lainnya (Bank Sampah Desa, Industri, dan Mandiri). Dengan keberhasilan di lingkungan sekolah, diharapkan akan muncul "efek domino" di mana para siswa menjadi agen perubahan di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing.

"Kami memprioritaskan sekolah karena di sinilah tempat pembentukan karakter. Jika pilar pertama ini kokoh, maka tiga pilar lainnya akan lebih mudah diimplementasikan. Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari Bapak Asep Suryana selaku Kepala DLH yang siap mengawal koordinasi lintas instansi ini," terang Abdul Majid.

Sinergi Lintas Sektor

Koordinasi ini juga membahas rencana aksi bersama, termasuk sosialisasi regulasi pengelolaan sampah berbasis UU Nomor 18 Tahun 2008 serta penyediaan sarana pendukung bagi sekolah-sekolah yang akan menjadi pilot project. Melalui sinergi antara KOMNAS PPLH, DLH, dan nantinya Dinas Pendidikan, program ini diharapkan dapat menekan volume sampah harian Karawang secara signifikan.

Dengan dukungan kebijakan dari DLH dan semangat pergerakan dari KOMNAS PPLH, program 4 Pilar Bank Sampah ini optimis mampu menjadi solusi berkelanjutan dalam mewujudkan visi Karawang yang bersih, asri, dan mandiri secara ekologis.