Mojang Jajaka Karawang Angkat Sate Maranggi Mang Da'i sebagai Jantung Kuliner Desa Wisata Karangjaya
- Jul 06, 2025
- FK KIM Karawang
- PARIWISATA
FK - KIM Karawang – Dalam sebuah langkah strategis untuk mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif daerah, Mojang Jajaka (Moka) Kabupaten Karawang, Yuni Fadillah dan Dehan Suhanda, melaksanakan kunjungan kerja ke Sate Maranggi Mang Da'i. Berlokasi di jantung Desa Wisata Karangjaya, Kecamatan Tirtamulya, lawatan ini menjadi bagian dari persiapan mereka untuk mewakili Karawang di ajang Pasanggiri Mojang Jajaka tingkat Provinsi Jawa Barat. Kunjungan ini menggarisbawahi misi utama Moka Karawang sebagai duta daerah: mengidentifikasi, mendokumentasikan, dan mengangkat potensi lokal yang memiliki daya saing. Sebagai representasi generasi muda Karawang yang berprestasi, kunjungan mereka dipandang sebagai sebuah upaya advokasi yang serius untuk pengembangan ekonomi berbasis masyarakat.
Setibanya di lokasi, Yuni dan Dehan disambut hangat oleh sang pemilik, Mang Da'i, seorang figur yang memancarkan kearifan lokal. Dialog mendalam pun terjalin, mengupas sejarah dan filosofi di balik kelezatan Sate Maranggi yang disajikan di bawah rindangnya rerimbunan pohon bambu. Keunikan Sate Maranggi Mang Da'i tidak hanya terletak pada cita rasa otentik sate sapi dan Sop Jando, tetapi juga pada suasana pedesaan yang asri dan membumi. "Kami tidak hanya datang untuk mencicipi, tapi untuk mendengar cerita. Kisah Mang Da'i adalah representasi dari semangat wirausaha Karawang yang otentik dan berdaya. Ini adalah cerita yang harus kami sampaikan di tingkat Jawa Barat," ujar Yuni Fadillah.
Dehan Suhanda menambahkan, "Apa yang Mang Da'i lakukan setiap hari—menjaga kualitas, melayani dengan hati—adalah mentalitas juara. Tugas kami adalah memastikan 'panggung' untuk para juara lokal ini semakin luas." Keberadaan Sate Maranggi Mang Da'i merupakan bagian integral dari ekosistem Desa Wisata Karangjaya (Dewika) yang diresmikan pada November 2023 oleh Kepala Desa Abdillah Julkarnaen, S.Sos.I.
Baca juga : Tradisi Babarit Kampung Tegal Tanjung Karawang: Doa Tolak Bala dan Syukur Menyambut Bulan Muharram
Desa ini secara aktif dikembangkan melalui kolaborasi pemerintah desa, BUMDes, komunitas Ekraf, dan Dinas Koperasi UKM, dengan Sate Maranggi Mang Da'i berfungsi sebagai atraksi jangkar (anchor attraction). Kunjungan ini menjadi peneguhan komitmen bersama antara duta wisata dan pelaku UMKM untuk menjadikan kearifan lokal sebagai ujung tombak dalam memajukan pariwisata dan perekonomian Karawang. Kisah otentik Sate Maranggi Mang Da'i kini menjadi salah satu narasi utama yang akan dibawa oleh Dehan dan Yuni ke panggung Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat.