Peringatan Harkopnas Tingkat Jabar 2024: Koperasi Menggeliat di Masa Depan

  • Jul 12, 2024
  • kimka
  • UMUM

Karawang - 12/07/2024

Peringatan Harkopnas Tingkat Jabar 2024: Koperasi Menggeliat di Masa Depan

Kabupaten Karawang - Kabupaten Karawang terpilih sebagai tuan rumah peringatan Hari Koperasi Tingkat Jawa Barat tahun 2024, yang diadakan di Street Carnival Galuh Mas, Karawang pada Jumat (12/7/24).

Peringatan Hari Koperasi Tingkat Jawa Barat tahun 2024 ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai dari 12 hingga 14 Juli 2024, dengan berbagai kegiatan menarik.

Pada hari pertama, digelar pameran produk koperasi yang diikuti oleh perwakilan koperasi dari seluruh Jawa Barat serta para pelaku UMKM khas daerah, termasuk dari Kabupaten Karawang.

Acara dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, yang didampingi oleh Bupati Karawang dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, memberikan apresiasi kepada Bupati Karawang atas pelaksanaan acara yang meriah dan sukses.

"Pertama-tama, saya ucapkan terima kasih kepada Bupati Karawang dan masyarakat Karawang yang menjadi tuan rumah yang sangat baik. Acara ini sangat meriah," ujarnya.

Mengusung tema "Koperasi Sebagai Ekosistem Untuk Konsolidasi, Akselerasi, dan Eskalasi Ekonomi Mikro dan Kecil," peringatan ini bertujuan meneguhkan peran strategis koperasi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Bey Machmudin juga menekankan pentingnya momen ini untuk merefleksikan peran koperasi dalam menjawab tantangan krisis ekonomi saat ini.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Karawang sebagai tuan rumah peringatan Hari Koperasi Tingkat Jawa Barat 2024.

Beliau berharap kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi para pelaku UMKM dan koperasi untuk lebih maju.

Acara ini juga melibatkan pemasangan selempang Duta Koperasi, berbagai penyerahan penghargaan, penandatanganan MoU antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP), serta defile perwakilan kabupaten/kota se-Jawa Barat.

 

Sejarah Pembentukan Koperasi di Indonesia

Melihat banyaknya pegawai negeri yang tersiksa dan menderita akibat bunga terlalu tinggi dari rentenir, pada tahun 1896, Patih R. Aria Wiria Atmaja pertama kali memperkenalkan koperasi di Indonesia.

Patih mendirikan bank untuk para pegawai negeri yaitu koperasi kredit dengan mengadopsi sistem yang ada di Jerman. Sewaktu mengunjungi Jerman, asisten residen Belanda bernama De Wolffvan Westerrode merespon tindakan Patih R. Aria Wiria dengan mengusulkan untuk mengubah Bank Pertolongan Tabungan yang sudah ada menjadi Bank Pertolongan, Tabungan, dan Pertanian.

Setelah itu, koperasi mulai berkembang pesat di Indonesia, didorong oleh sifat orang-orang Indonesia yang cenderung bergotong royong dan kekeluargaan sesuai dengan prinsip koperasi. Untuk mengantisipasi perkembangan ekonomi yang cepat, pemerintahan Hindia-Belanda pada saat itu mengeluarkan peraturan perundangan tentang perkoperasian.

Peringatan Hari Koperasi Nasional dimulai pasca Indonesia Merdeka, yaitu pada tanggal 12 Juli 1947. Saat itu, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi pertama di Tasikmalaya.

(Diskominfo)