Situs Megalitikum Makom Raden Anom Wirasuta di Karawang Resmi Jadi Cagar Budaya
- Jul 09, 2024
- kimka
- PARIWISATA
KARAWANG - 07/09/2024
Situs Megalitikum Makom Raden Anom Wirasuta Ditetapkan Jadi Cagar Budaya Karawang
Situs Megalitikum Makom Raden Anom Wirasuta di Dusun Bojongmangu, Desa Cintawargi, Kecamatan Tegalwaru, resmi ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat Kabupaten Karawang. Penetapan ini dilaksanakan pada Senin, 26 Juni 2024, dan diresmikan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Kabupaten Karawang.
Sejarah dan Pentingnya Situs Makom Raden Anom Wirasuta
Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Karawang, Obar Subarja, menyampaikan bahwa situs megalitikum diMakom Raden Anom Wirasuta telah ada sejak 10.000 tahun lalu. "Jadi yang ditetapkan itu lokasi megalitikumnya, di sana ada bekas makom Raden Anom Wirasuta, peninggalan megalitikum sekitar 10.000 tahun yang lalu," ujar Obar Subarja pada Senin, 8 Juli 2024.
Keunikan Situs dan Mata Air yang Abadi
Selain situs megalitikum, terdapat juga mata air yang tidak pernah kering, meskipun memasuki musim kemarau panjang. Mata air ini telah dimasukkan ke dalam kategori objek yang diduga cagar budaya oleh tim ahli. "Setelah penetapan situs Senin, 26 Juni lalu, pengembangan lebih lanjut menemukan beberapa objek yang diduga cagar budaya," ungkapnya.
Rencana Penelitian Lebih Lanjut
Obar Subarja menyatakan bahwa penelitian lebih detail akan segera dilakukan untuk menghasilkan dokumen terkait mata air tersebut. "Di sana belum ada peneliti yang melakukan penelitian secara detail, kita membutuhkan waktu 1 bulan atau lebih untuk mengumpulkan dan menyusun dokumen penelitian," jelasnya.
Tantangan Akses ke Lokasi Situs
Menurutnya, lokasi situs megalitikum dan mata air tersebut cukup menantang karena akses jalan menuju lokasi belum dicor dan terletak di wilayah pegunungan. "Masuk ke area di sana masih sulit karena lokasinya pegunungan dan tidak begitu terkenal," tutupnya.
Penelitian Situs Lain di Karawang
Selain Makom Raden Anom Wirasuta, penelitian juga dilakukan di dua tempat lain, yaitu Makom Ki Bagus Jabin dan Candi Lanang.